<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?><rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Kebijakan on Isu Pernikahan Anak</title><link>https://isupernikahananak.com/tags/kebijakan/</link><description>Recent content in Kebijakan on Isu Pernikahan Anak</description><generator>Hugo</generator><language>id</language><lastBuildDate>Mon, 05 Jan 2026 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://isupernikahananak.com/tags/kebijakan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml"/><item><title>Upaya Pencegahan Pernikahan Anak: Strategi Komprehensif untuk Perubahan</title><link>https://isupernikahananak.com/posts/upaya-pencegahan-pernikahan-anak/</link><pubDate>Mon, 05 Jan 2026 00:00:00 +0000</pubDate><guid>https://isupernikahananak.com/posts/upaya-pencegahan-pernikahan-anak/</guid><description>&lt;p&gt;Mengakhiri praktik pernikahan anak memerlukan pendekatan komprehensif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan mengatasi akar masalah dari berbagai sudut. Pengalaman global dan lokal menunjukkan bahwa intervensi yang paling efektif adalah yang bersifat holistik, berkelanjutan, dan melibatkan komunitas secara aktif.&lt;/p&gt;
&lt;h2 id="penguatan-kerangka-hukum-dan-penegakan"&gt;Penguatan Kerangka Hukum dan Penegakan&lt;/h2&gt;
&lt;p&gt;Fondasi pencegahan pernikahan anak dimulai dari sistem hukum yang kuat dan penegakan yang konsisten.&lt;/p&gt;
&lt;h3 id="penutupan-celah-hukum-dispensasi-nikah"&gt;Penutupan Celah Hukum Dispensasi Nikah&lt;/h3&gt;
&lt;p&gt;Meskipun Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 telah menaikkan usia minimum pernikahan menjadi 19 tahun, mekanisme dispensasi nikah masih menjadi celah yang dieksploitasi. Upaya yang perlu dilakukan:&lt;/p&gt;</description></item></channel></rss>